Blog

MINDEST BASIC PENTING PEBISNIS ONLINE

Ubah Mindset Bisnis Online Anda

Dalam dunia online, sangat mungkin seseorang melakukan pembelian

secara mendadak, dengan kata lain, banyak orang yang melakukan

pembelian secara tidak sengaja atau tidak terencana akibat adanya sebuah

perasaan emosional. Mengapa terjadi?

Banyak dari masyarakat yang biasanya ingin menjadi tipe pembeli yang

rasional atau membeli barang seperlunya saja, namun faktanya terkadang

sulit karena banyak brand yang saat ini gencar sekali melakukan promosi

yang mendorong para konsumen untuk melakukan pembelian.

Konsumen yang suka melakukan pembelian tanpa terencana tersebut

tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para pebisnis. Mengapa? Karena

para pebisnis perlu membuat strategi agar orang yang baru melihat produk

mereka langsung tertarik dan melakukan pembelian. Namun perlu di ingat,

saat ini, hanya beberapa orang saja yang menggunakan sosial media yang

fungsinya secara spesifik untuk berbelanja. Sebab pada dasarnya, sosial

media berfungsi sebagai penghubung dan tempat berkomunikasi dengan

orang-orang di kehidupan mereka, bukan untuk berbelanja.

Jadi, ketika Anda ingin menggunakan sosial media untuk media berjualan,

ada baiknya Anda mengatur strategi agar dapat memprospek orang-orang

yang memang mau beli. Dan cara termudah untuk melakukannya adalah,

Anda jual produk atau jasa yang mudah menarik orang untuk membeli, atau

dengan kata lain- produk atau jasa harus menarik.

Ada 3 hal yang perlu Anda ketahui yang merupakan pertimbangan

konsumen terhadap produk yang hendak mereka beli :

a. Produk yang membuat konsumen merasa nyaman.

b. Produk yang menawarkan nilai dan kualitas yang baik.

c. Produk yang membuat penampilan konsumen lebih baik dan

berbeda.

Apa artinya?

Tentu saja untuk produk yang membuat konsumen nyaman atau merasa

lebih baik disebut sebagai hedonic goods, sebab produk tersebut adalah

produk yang sebenarnya tidak terlalu penting dan bahkan hanya bersifat

sementara, contohnya adalah comfort food, games, film atau parfum.

Lalu ada produk yang menawarkan konsumen dengan nilai dan kualitas

yang baik, tipe produk seperti itu biasanya menjadi alasan untuk seseorang

membeli secara cuma-cuma. Namun, sebelum hal tersebut terjadi, Anda

perlu menawarkan barang yang memiliki kualitas baik di kelasnya. Studi

kasusnya mirip ketika Anda tahu harga barang seperti tas brand lokal

dengan brand luar negri ternama, keduanya sama-sama mengakui memiliki

kualitas terbaik, namun jika dilihat dari segi harga, brand luar jauh berbeda

dengan milik lokal. Mengapa? Karena nilai yang dimiliki jauh lebih besar

dan tentu saja brand luar sudah ternama di seluruh dunia, nilai produk

mereka jauh tinggi dibandingkan lokal meskipun kualitasnya bisa dibilang

mampu bersaing di pasar internasional.

Dengan begitu, maka Anda harus merubah mindset ketika hendak

melakukan penjualan via media sosial, jangan hanya menawarkan promo

dengan dalih sebagai iming-iming agar konsumen melakukan pembelian

secara cuma-cuma. Tetapi, gunakan trik pintar untuk berpikir diluar harga

produk. Jangan hanya fokus ingin menawarkan produk Anda untuk harga

yang sudah ditetapkan, tetapi tawarkan juga keunggulan dari produk

seperti apa saja yang akan mereka dapatkan dengan biaya yang kecil.

Jadi mindset konsumen juga berubah, buat kesan bahwa Anda berusaha

membantu konsumen dengan baik atau setidaknya membuat mereka

merasa nyaman setelah membeli produk Anda. Buat penawaran yang

menyampaikan kalau Anda peduli dengan konsumen, atau dengan orang

yang konsumen pedulikan. Posisikan diri Anda sebagai seseorang yang

memahami benar kebutuhan para konsumen itu sendiri.

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on email